Karena kita hanya manusia

Kadang kita harus bersyukur diciptakan dan dilahirkan berwujud makhluk yang dinamakan manusia. Meski sering salah, sering lupa dan sering berbuat dosa. Secara sadar atau tidak sadar, dengan sengaja ataupun tidak sengaja, kita sudah dengan tega menyakiti ciptaan TUHAN yang lain, sesama manusia dan termasuk orang yang kita kasihi dan cintai. Itu semua karena kita bukan malaikat. Kita hanyalah manusia yang tidak bisa merengkuh segala macam kebaikan dalam tiap inci kehidupan secara bersamaan, tapi kita juga tidak bisa mengibaskan kejahatan dan keburukan begitu saja dari tingkah laku, pikiran bahkan juga jiwa. Itu karena kita manusia.

Apakah ada kata boleh untuk menghalalkan tiap kejahatan yang sudah kita lakukan selama ini, apakah itu adanya persetujuan atas niat buruk yang saat ini menyempil diujung hati kita ?
Apakah itu pemakluman bahwa dosa kita adalah hal wajar ? Apakah itu artinya ada ijin untuk kita melakukannya lagi ? Karena kita manusia yang tidak bisa sebaik malaikat, maka tidak ada salahnya kita mengambil sisi baik dari tiap malaikat dan membenamkannya dalam sisa hidup kita. Dan berarti jawabannya, berusaha untuk tidak mengulangi lagi. Bukankah kita manusia, jadi bisakah kita seperti itu ? jawabnya hanya ada pada niat baik di hati kita masing masing. Bukankah kita tidak mau menjadi manusia yang tidak bisa memanusiakan manusia ?

itu karena kita hanya manusia, tiap keputusan yang kita ambil dengan segala konsekuensi logisnya harus dihadapi, terima dan dijalani. Jadi maafku untuk semua yang merasa tersakiti, dari kesadaran dan ketidak tahuanku. Itu karena aku hanya manusia...yang tidak dilahirkan beserta sayap kebaikanku. Hanya dibekali emosi dan otakku dibalik semua keindahan hati yang disertakan TUHAN untuk hidupku.

1 Your Opinion:

Jafriko mengatakan...

wah bicara mengenai hubungan sesama manusia, ya manusia itu tak luput dari salah dan lupa....begitu juga dengan mereka yang lain. tinggal bagaimana kita menanggapinya...hehehe.